October 19, 2009

Proses Pembuatan Plastik

Plastik awalnya dibuat dengan proses polimerisasi kimia dari bahan-bahan isomernya. Seperti Polipropylene (PP) adalah polimer dari Propylene, Polyethylene (PE) adalah hasil polimerisasi dari Ethylene. Kalau pernah SMA kelas 1 pasti pernah dengar nama-nama ini di pelajaran Kimia bagian senyawa hidrokarbon. PP dan PE adalah polimer yang paling banyak diproduksi untuk keperluan sehari-hari disamping polimer lain seperti Polyamide (PA), Polyvinylchlrida (PVC), Polyurethane (PU), Ethylenevinylacetae (EVA), karet sintetik, Bakelite, Neoprene, Nylon (untuk industri plastik dan serat/benang), Polystyrene (PS), Polyacrylonitrile, PVB, Silicone, dan masih bnyak lainnya.

Plastik adalah jenis polimer yang paling banyak kita jumpai dalam keseharian kita. Mulai dari casing HP, komputer, monitor, ballpoint, sampai tas plastik untuk membawa makanan.


Barang-barang terbuat dari plastik di meja kerja



Polimer yang saya sebutkan pada paragraf pertama diatas rata-rata adalah polimer termoplastik kecuali EVA yang lebih banyak untuk aplikasi Foam atau busa, contoh sederhananya adalah untuk sandal jepit. PU juga banyak untik aplikasi busa seperti pada isi jok mobil.

Tak kalah penting adalah polimer jenis Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) yang banyak dipakai pada moulding parts component seperti komponen otomotif, bemper mobil, pipa, penutup gear, casing LCD/DVD/VCD.

Polimer-polimer tersebut yang saya sebutkan diatas adalah polimer sintetis (bukan natural polimer seperti karet alam untuk ban mobil. Polimer sintetis dibuat dari bahan baku minyak bumi sehingga masuk dalam tataran bisnis petrokimia. Bisnis ini menjadi penyokong industri komponen otomotif, elektronik, dan industri komponen2 lainnya.


Bisnis petrokimia merupakan bisnis hightech dimana pabriknya hanya bisa dioperasikan oleh process engineer handal, namun keluaran/output dari bisnis ini adalah bahan yang diserap oleh industri kecil yang notabene lowtech, kurang qualified dan kecil keuntungannya.

Untuk proses pembuatan detail masing-masing polimer, silahkan tunggu postingan selanjutnya.

3 comments: